Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Penyebab Laptop mudah Lemot dan Cara Mengatasinya

Penyebab Laptop mudah Lemot dan Cara Mengatasinya - Performa laptop yang lemot dan mulai lemot akan cukup mengganggu penggunaan laptop, terutama untuk keperluan penting. Hampir semua kegiatan belajar untuk bekerja sangat membutuhkan penggunaan laptop. Saat laptop Anda lemot, jangan menggantinya dengan laptop baru. Karena masih ada beberapa cara mengatasi laptop lemot yang mungkin bisa membantu.

Anda bisa melakukannya sendiri agar laptop tidak lag. Anda juga dapat meminta bantuan teman atau anggota keluarga yang paham komputer. Sebelum masuk ke pembahasan cara mengatasi laptop lemot, kita cari tahu dulu apa penyebab laptop lemot.




Apa Penyebab Laptop Lemot?

1. Terlalu Banyak Aplikasi Terpasang

Penyebab pertama yang akan kita bahas adalah karena banyaknya aplikasi yang terinstall di laptop kita. Efek yang akan terjadi adalah menyebabkan pembacaan/penulisan atau pembacaan dan penulisan data menjadi lebih lambat. Hal ini mungkin tidak terjadi jika kapasitas hardisk laptop kita cukup besar, misalnya 1 TB. 

Baca juga : Cara memilih laptop yang baik dan murah

Namun akan berbeda lagi jika kapasitas hardisk yang kita miliki hanya 320GB atau 500GB namun kita memiliki banyak aplikasi yang terinstall di dalamnya sehingga ruang hardisk yang tersisa sangat kecil.


2. Terlalu Banyak Aplikasi yang Berjalan

Bagi kita yang belum tahu apa itu startup. Startup adalah program yang akan berjalan secara otomatis saat laptop kita dihidupkan. Semakin banyak aplikasi yang dijalankan saat startup, hal ini akan membuat proses laptop kita semakin sulit, terutama saat kita menyalakan laptop untuk pertama kali.


3. Aplikasi Berjalan Secara Bersamaan

Bagi kita yang memiliki laptop dengan spesifikasi standar atau rendah tentunya hal ini sangat mempengaruhi kinerja laptop kita.


4. Malware atau Virus

Virus adalah sebuah file yang cara kerjanya merusak file lain yang ada di laptop kita. Jadi ini salah satu penyebab laptop kita lemot. Anda juga harus berhati-hati saat berselancar di internet atau browsing.


5. Banyak File Sampah

Cache atau disebut juga dengan Temporary File adalah file sementara yang dibuat dengan tujuan tertentu. Besarnya cache juga menjadi salah satu penyebab lambatnya laptop kita.


6. Harddisk Penuh

Hardisk yang terlalu penuh tentu akan menjadi penyebab laptop lemot. Karena harddisk membutuhkan ruang yang cukup untuk membaca data. Terutama pada partisi sistem C.


Cara Mengatasi Laptop Lambat


1. Copot Aplikasi yang Tidak Digunakan

Hal pertama yang bisa dilakukan Anda sebagai cara mengatasi laptop lemot adalah dengan meng-uninstall aplikasi tersebut. Pilih aplikasi yang benar-benar Anda gunakan, lalu hapus sisanya. Adanya aplikasi ini dapat menyebabkan kinerja laptop melemah. Kapasitas Drive C yang penuh dapat membuat sistem laptop membutuhkan waktu lama untuk membaca hard disk.

Baca juga : rekomendasi keyboar wireless murah

Cara ini cukup sederhana, sebelumnya Anda terpaksa harus mereset semua yang ada di laptop. Maka dari itu, sebelum laptop benar-benar sering lemot, sebaiknya Anda mulai memperhatikan aplikasi apa yang benar-benar dibutuhkan dan mana yang tidak. Bisa dibilang, ini adalah cara yang paling mudah karena tidak memerlukan teknik atau software khusus.


2. Tambahkan RAM

Cara mengatasi laptop lemot yang kedua adalah lanjutan dari cara sebelumnya. Ada kalanya kita bingung ingin menghapus aplikasi yang mana. Tentunya karena semua aplikasi sudah terinstall dan sangat sesuai dengan kebutuhan. Jika demikian, tidak ada aplikasi yang dapat di-uninstall karena nilainya sama pentingnya.

Untuk mengatasinya, Anda bisa mencoba menambahkan RAM agar performa laptop bisa maksimal. Misalnya, jika Anda membeli laptop dengan kapasitas RAM rendah seperti 4 GB, Anda dapat menambahkannya ke RAM 8 GB atau RAM 16 GB. Pastikan untuk mengetahui kapasitas RAM maksimum yang dapat diterapkan pada laptop.


3. Bersihkan Drive C

Berikut cara mengatasi laptop lemot yang hampir sama dengan cara pertama. Satu hal yang harus Anda ingat adalah laptop hanya harus benar-benar diinstal dan diisi dengan file-file penting. Terutama pada Drive yang berisi aplikasi dan program lainnya. Maka dari itu, Sedulur harus segera membersihkan Drive C dan merawatnya dengan hanya mengisi sesuatu yang penting saja.

Jika Anda kesulitan menyimpan file lain, Anda dapat memastikan Drive D atau E dan menyimpan file penting lainnya di sana. Kemudian seperti biasa, jika sulit diatur dan tidak bisa diubah lagi, Anda bisa menambah RAM dan mengembalikan performa laptop agar bisa kembali bekerja secara maksimal.


4. Ubah memori HDD ke SSD

Lalu ada cara mengatasi laptop lemot dengan memori SSD. Laptop yang lemot bisa disebabkan oleh penggunaan hard disk HDD yang memiliki kecepatan data lebih lambat dibandingkan penyimpanan SSD. 

SDD memiliki harga yang cukup mahal, namun performanya jauh lebih baik dibandingkan HDD. Kemampuan SSD untuk membaca dan menulis data lebih cepat dari HDD. Karena SDD merupakan teknologi baru yang diciptakan untuk mengatasi ketidakmampuan HDD dalam menjalankan tugas dengan baik yang seringkali membuat laptop menjadi sangat lambat dan berat untuk digunakan.


5. Menggunakan Cooling Pad

Laptop yang lebih panas biasanya beroperasi lebih lambat. Cooling pad ini digunakan untuk membuat suhu laptop lebih dingin dan mencegah overheating. Ada juga vacuum cooler yang bisa menyedot udara panas di dalam laptop. Udara panas yang keluar dari laptop bisa membuat laptop Anda bekerja dengan baik dan tidak lemot lagi.


6. Matikan aplikasi pada startup Windows

Selanjutnya cara mengatasi laptop windows 10 lemot atau windows apa saja, biasanya menemui aplikasi yang otomatis aktif setelah laptop dinyalakan. Ternyata, hal itu juga mempengaruhi kinerja laptop. Untuk mengatasinya, Anda bisa mematikan beberapa program yang otomatis aktif saat laptop baru saja dihidupkan.


7. Hapus File di Folder Sementara

Folder sementara diisi dengan hasil ekstrak aplikasi atau edit desain menggunakan aplikasi tertentu. Folder ini biasanya sering terlupakan sehingga tanpa disadari telah memakan banyak ruang di laptop. Semakin banyak memori yang digunakan, semakin besar kemungkinan laptop Anda akan lemot dan sering lag.


8. Hapus folder prefetch secara berkala

Selain Folder Temp yang sering terlupakan, ada juga folder prefetch yang harus dihapus secara berkala. Cara menghilangkannya juga mudah, Anda hanya perlu mengikuti langkah berikut.

Klik Windows + R.

Ketik prefetch dan enter.

Jika Anda menemukan izin administrator, klik OK.

Hapus semua file dalam folder tersebut agar laptop tidak lemot.

Hentikan efek visual yang berlebihan

Langkah lain sebagai cara mengatasi laptop lemot yang bisa dilakukan Anda adalah mematikan visual effect pada laptop. Jika alasannya demi estetika, lebih baik dihentikan saja daripada membuat pekerjaan Anda macet.


9. Gunakan Anti Virus

Salah satu cara mengatasi windows 7 yang lemot atau laptop windows apapun adalah dengan menggunakan antivirus. Anggap saja cara alternatif jika ternyata semua cara sudah dilakukan dan ternyata masalahnya ada pada virus. Anda juga bisa menginstallnya sedini mungkin agar bisa terus memantau jika laptop Anda terinfeksi virus. Virus di laptop tidak bisa dianggap enteng, karena banyak hal buruk yang bisa terjadi.

Demikian pembahasan mengenai cara mengatasi laptop lemot dan penyebabnya, semoga artikel ini bermanfaat.


Postingan yang paling dicari:

  • cara mengatasi laptop lemot windows 10
  • cara mengatasi laptop lemot windows r
  • cara mengatasi laptop lemot saat dinyalakan
  • ctrl untuk laptop lemot
  • cara mengatasi laptop lemot windows 7
  • cara mengatasi laptop lemot acer
  • refresh laptop lemot
  • cara mengatasi laptop lemot asus